OPSINTB.com | News References

Headline

Politik

Hukum

Nasional

20/07/26

Tampil all out, atlet bulutangkis Loteng guncang panggung PORPROV XII NTB 2026

 
Tampil all out, atlet bulutangkis Loteng guncang panggung PORPROV XII NTB 2026

OPSINTB.com - Semangat membara ditunjukkan oleh tim bulutangkis Lombok Tengah (Loteng) dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XII NTB 2026. Para atlet badminton Loteng optimis mampu menyumbang medali dan memperkuat posisi kabupaten dalam mengejar target 120 medali emas tahun ini.


Dalam babak semifinal tunggal putri yang digelar di Gelora Warna Agung, Mataram, Senin (20/7/2026), atmosfer pertandingan langsung memanas. Tim bulutangkis Loteng yang menurunkan atlet terbaiknya menampilkan performa yang solid dan pantang menyerah. Kombinasi antara pemain muda berbakat dan strategi pelatih yang matang menjadi modal utama bagi kontingen dalam meredam perlawanan sengit atlet Kabupaten Sumbawa.


Ketua Pengcab PBSI Loteng, Lalu Wirajaya mengapresiasi perjuangan para atlet di lapangan.


‘’Anak-anak bertanding dengan luar biasa. Mereka tidak hanya membawa nama pribadi, tapi ada harapan besar masyarakat Loteng di pundak mereka. Kami optimis, dengan kerja keras dan fokus, cabang olahraga bulutangkis bisa menyumbangkan hasil terbaik bagi daerah,’’ ujarnya.


Dukungan penuh juga terus mengalir dari jajaran Pemkab Loteng. Kehadiran jajaran ofisial dan suporter di tribun penonton turut membakar semangat para atlet yang terus bekerja keras mengejar poin demi poin di lapangan. 


Perjuangan ini menjadi bagian dari misi besar 702 atlet dan ofisial Loteng yang dilepas langsung oleh Bupati Loteng untuk mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.


Babak penentuan dan perebutan medali diprediksi akan berjalan semakin ketat. Tim bulutangkis Loteng minta do’a dan dukungan penuh dari seluruh masyarakat Loteng agar para atlet yang bertanding tetap diberikan kesehatan, fokus, dan mental juara hingga partai final. (wan)

Kick Boxing Lotim berhasil amankan 2 emas dan 4 perunggu di Porprov XII NTB 2026

 
Kick Boxing Lotim berhasil amankan 2 emas dan 4 perunggu di Porprov XII NTB 2026

OPSINTB.com - Cabang olahraga Kick Boxing Lombok Timur menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026. Tim Kick Boxing Lotim berhasil membawa pulang 2 medali emas dan 4 medali perunggu.


Dua medali emas masing-masing diraih Haeryyatunisa di kelas 56 kilogram Low Kick Putri dan Rizan Fikri di kelas 63 kilogram Full Contact Putra.


Sementara empat medali perunggu dipersembahkan L. Hari Oktarian di kelas 71 kilogram Full Contact Putra, Wahyu Maksum di kelas 51 kilogram Low Kick Putra, Arbian Mahmasani di kelas 63 kilogram Point Fight Putra, serta Titiq Barokah di kelas 51 kilogram Point Fight Putri.


Ketua sekaligus Pelatih Kick Boxing Lombok Timur, Sulistiyo Nusantara, mengaku bersyukur atas pencapaian para atlet yang telah berjuang maksimal sepanjang pertandingan. Hasil itu, kata dia, merupakan buah dari kerja keras atlet, pelatih, dan seluruh tim yang telah berlatih dengan disiplin untuk menghadapi Porprov NTB ke XII. 


Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal penting bagi Kick Boxing Lombok Timur untuk terus meningkatkan prestasi pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya.


"Alhamdulillah, kami berhasil meraih dua medali emas dan empat medali perunggu," ujar Sulistiyo, 20 Juli 2026.


Sulistiyo menyoroti hasil pertandingan di kelas 51 kilogram Low Kick Putra yang dinilainya menyisakan kontroversi. Atlet Lotim, Wahyu Maksum, harus terhenti di babak semifinal usai menghadapi petarung asal Dompu.


Kendati demikian pihaknya mengaku menghormati keputusan pertandingan tersebut dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi. 


"Saya berharap raihan enam medali tersebut dapat menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan sekaligus mengharumkan nama Lombok Timur di tingkat provinsi maupun nasional," harapnya. (kin)

Kick Boxing Loteng sapu bersih medali Porprov XII NTB 2026

 
Kick Boxing Loteng sapu bersih medali Porprov XII NTB 2026

OPSINTB.com - Tim kick boxing Loteng mencatatkan hasil gemilang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026. Sebanyak 11 atlet yang diturunkan berhasil menyumbangkan medali bagi kontingen Loteng.


Dari total tersebut, Loteng meraih tiga medali emas, empat perak, dan empat perunggu. Capaian ini sekaligus memastikan seluruh atlet kick boxing yang berlaga berhasil naik podium.


Adapun tiga medali emas dipersembahkan oleh David Agus Saputra, Ega Hidayah, dan M Zoladita Nugraha.


Kemudian empat medali perak diraih Aprilia Hidayatus Syifa, Shevia Yayen Saputri, Fitria Andini, dan Agung Heri Ramdani. Sementara medali perunggu disumbangkan Fahrizal Rosidi, Mahli, Febby Amanda, dan Siti Rauhun.


Orang tua asuh kick boxing Loteng, H Lalu Idham Khalid, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh pelatih dan pengurus.


Menurut dia, prestasi pada Porprov XII NTB menjadi modal penting untuk mempersiapkan para atlet menghadapi kejuaraan dengan level lebih tinggi, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON).


‘’Keberhasilan ini akan terus ditingkatkan pada kejuaraan berikutnya. Atlet yang berpeluang mewakili NTB di PON akan dipersiapkan lebih matang,’’ ujarnya.


Wakil Ketua Cabang Olahraga Kick Boxing Loteng, Lalu Deni Nanawijaya, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah berjuang maksimal.


Ia menilai keberhasilan seluruh atlet meraih medali menunjukkan kekuatan tim dan efektivitas program pembinaan yang selama ini dijalankan.


‘’Sekali lagi kami menyampaikan rasa bangga atas perjuangan dan prestasi yang ditorehkan para atlet’’ katanya.


Setelah Porprov, pembinaan dan pemusatan latihan akan terus diperkuat agar atlet kick boxing Loteng mampu bersaing dan meraih prestasi pada PON mendatang. (iwn)

Masyanti, anak petani yang menanam mimpi jadi atlet profesional

 
Masyanti, anak petani yang menanam mimpi jadi atlet profesional

OPSINTB.com - Pekikan suara atlet cabang olahraga Kurash pecah. Teriakan memenuhi ruang pengap Sport Hall Gor Lalu Mislimin Porda Selong. 


Mereka berteriak untuk mendukung teman satu regu. Sembari memberikan instruksi membanting lawan. 


Di partai final kategori 40 kilo gram, mempertemukan atlet asal Lombok Timur dengan Kota Mataram, berlangsung sengit. Adu kuat berlangsung sengit. 


Sebab di babak akhir ini bukan hanya pertaruhan nama pribadi atau pun regu, melainkan juga menjaga nama baik daerah. Tak heran suasananya begitu tegang. 


Akhirnya pertarungan itu dimenangkan oleh Masyanti, atlet Kurash kebanggaan Lombok Timur. Kemenangan itu mengunci satu medali emas untuk Gumi Patuh Karya. 


Usai penyempatan medali, atlet cantik asal Desa Setanggor, Kecamatan Suka Mulia ini menuturkan rasa bangganya dapat menyumbangkan emas bagi tanah kelahirannya.


"Tidak nyangka sih, karena mereka semua yang terpilih mengikuti Porprov ini pasti yang terbaik," kata Masyanti kepada opsintb.com, belum lama ini. 


Remaja 17 tahun ini tertarik dunia olahraga karena menurutnya seru, menarik dan banyak teman. Pada tahun 2024 lalu dirinya memutuskan untuk serius dimulai dari silat tingkat basic.


Kurang dari tiga tahun bergabung, dara cantik yang saat ini tercatat sebagai siswa kelas sebelas MA Nurul Iman Dasan Makam ini, masuk arena pertamakali pada kejuaraan seni tunggal baku dalam ajang SH Terate Cup III NTB tahun 2026.


Dalam ajang itu atlet harus memperagakan seni berbagai alat seperti pedang dan tombak. Dirinya berhasil mengamankan campiun dua dalam gelaran itu. 


Kendati demikian, prestasi itu tidak didapatinya dengan mudah. Banyak hal yang harus dilewati. 


Selain latihan yang tekun juga harus kerasnya tentangan orang tua. Karena lahir di desa berlatarbelakang keluarga petani menjadi ujian mental tersendiri. 


Tak jarang dirinya harus mendapatkan omelan dari kedua orang tuanya. Terlebih saat dirinya harus pulang malam karena kerasnya proses latihan. 


"Pasti kena omelan, apalagi awal-awal mulai. Tapi saya tahu ini bentuk sayang," ucapnya. 


Dari itu juga semangatnya semakin, kuat untuk membuktikan bahwa jalan yang dipilihnya merupakan yang terbaik untuk mewujudkan mimipinya. 


Kini, kesabarannya sudah mulai ada hasil. Setidaknya dengan meraih dua medali dalam satu tahun ini. 


Saat ini dirinya hanya ingin fokus meningkatkan kemampuan baik di dunia olahraga sebagai atlet dan pendidikannya. 


Dirinya juga ingin terlibat, tercatat namanya sebagai atlet yang mengharunkan nama NTB di PON 2028 mendatang. 


"Saya ingin tembus atlet Asean," tegas remaja yang karib disapa Yanti ini. (kin)

19/07/26

KaSPPG 01 Marong resmi dibuka, perkuat pelayanan gizi di Praya Timur

 
KaSPPG 01 Marong resmi dibuka, perkuat pelayanan gizi di Praya Timur

OPSINTB.com - Ketua Yayasan Budi Sahin Mangkling, Muhammad Khaerudin meresmikan Kantor Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (KaSPPG) 01 Marong yang berlokasi di Dusun Kondok, Desa Marong, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah pada Minggu (19/7/2026).


Muhammad Khaerudin, yang karib disapa Bang Khaer, mengatakan KaSPPG 01 Marong merupakan salah satu dari 25 KaSPPG di bawah binaan Yayasan Darul Huda, Bogor, Jawa Barat. Di mana, Yayasan Budi Sahin Mangkling adalah kepanjangan tangan dari yayasan tersebut di wilayah NTB.


‘’Sisanya tersebar di berbagai wilayah NTB, seperti Bima, Dompu, Lombok Timur, Lombok Utara, dan banyak tersebar di Lombok Tengah,’’ ucap Khaer dalam kata-kata sambutannya.


Menurut Khaer, keberadaan KaSPPG saat ini telah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Contohnya petani. Kata Khaer, dana makan bergizi gratis (MBG) banyak yang dibelanjakan ke para petani. KaSPPG juga didukung dunia usaha karena dinilai sebagai program strategis pemerintah yang merupakan investasi jangka panjang bagi perekonomian masyarakat.


‘’Sekarang yang merasakan di bawah itu petani. Bahan makan bergizi ini kita beli ke petani,’’ ujarnya.


Sekretaris Camat Praya Timur, Jamardi mengapresiasi keberadaan KaSPPG 01 Marong. Menurutnya keberadaan KaSPPG di Praya Timur sejauh ini belum bisa dirasakan penerima manfaat secara menyeluruh. Oleh sebab itu, kata dia, KaSPPG 01 Marong diharapkan dapat menjadi solusi masalah tersebut.


‘’Kami dari pemerintah kecamatan mengapresiasi keberadaan KaSPPG 01 Marong, karena akan sangat bermanfaat bagi masyarakat,’’ papar Jamardi.


Di balik itu, pihaknya mengaku sejauh ini masih misskomunikasi dengan korwil dan korcam terkait lokasi-lokasi KaSPPG di Kecamatan Praya Timur. Koordinasi ini penting, Jamardi meneruskan, sebab jika nanti terjadi masalah, maka pihak kecamatanlah yang menerima aduan masyarakat.


‘’Tolong itu korwil dan korcam; kami minta datanya yang valid supaya kami tau titik lokasi KaSPPG di Praya Timur,’’ katanya.


Terkait keberadaan KaSPPG 01 Marong, pemerintah kecamatan berharap pemilik yayasan lebih mengutamakan tenaga kerja lokal atau yang berasal dari desa setempat, agar warga setempat memperoleh pekerjaan yang layak.


‘’Tolong utamakan kearifan lokal. Manfaatkan tenaga kerja kita warga di Desa Marong,’’ pesannya.


Adapun peresmian KaSPPG 01 Marong juga diisi dengan santunan anak yatim. Sebanyak 36 anak yatim didatangkan pihak pengelola. Pada malam sebelumnya juga dilakukan acara tasyakuran, dengan dihadiri tokoh masyarakat, pemuka agama, dan tokoh pemuda desa setempat. (wan)

Sejumlah menteri hadiri resepsi milad satu dasawarsa PMI Dea Malela

 
Sejumlah menteri hadiri resepsi milad satu dasawarsa PMI Dea Malela

OPSINTB.com - Wakil Bupati Sumbawa, H Mohamad Ansori, mendampingi sejumlah menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih menghadiri resepsi Milad Tasyakur Satu Dasawarsa Pesantren Modern Internasional (PMI) Dea Malela yang digelar di Auditorium Sang Surya, Sabtu (18/7/2026).


Mereka adalah Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Yusril Ihza Mahendra, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Fauzan, serta Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq.


Dalam sambutannya, Yusril Ihza Mahendra menyampaikan ucapan selamat atas peringatan satu dasawarsa PMI Dea Malela. Menurutnya, sepuluh tahun merupakan waktu yang cukup untuk membuktikan komitmen lembaga pendidikan tersebut dalam mendidik dan membina generasi Islam yang datang dari berbagai penjuru dunia.


Ia menegaskan bahwa perkembangan sains dan teknologi yang semakin pesat menghadirkan tantangan besar bagi umat Islam. Oleh karena itu, agama harus dipahami dan dikaji secara mendalam agar dapat menjadi petunjuk dalam membedakan antara yang benar dan yang salah.


“Kita patut mensyukuri sebuah ikhtiar besar dalam membangun manusia. Kemajuan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas manusia yang dipersiapkan untuk masa depan. Di sinilah peran penting pesantren sebagai tempat pembinaan karakter, kepekaan moral, dan kedisiplinan yang menjadi fondasi pembangunan bangsa,” ujarnya.


Menko Yusril berharap PMI Dea Malela dapat terus melahirkan generasi muda yang tidak hanya memahami ajaran Islam, tetapi juga mampu merespons dinamika dan tantangan zaman.


Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa keberadaan PMI Dea Malela sejalan dengan Asta Cita keempat Presiden Prabowo Subianto, yakni membentuk generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan unggul.


Ia mengajak seluruh santri untuk memiliki tekad yang kuat dalam menuntut ilmu di PMI Dea Malela demi meraih masa depan yang gemilang.


“Masa depan kalian dimulai dari Dea Malela ini. Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh untuk meraih cita-cita,” pesannya.


Prof. Abdul Mu’ti juga menyinggung sosok Ismail Dea Malela yang menjadi cikal bakal penamaan pesantren tersebut. Menurutnya, tokoh asal Sumbawa itu dikenal memiliki akhlak yang luhur dan memberikan kontribusi besar dalam penyebaran agama Islam hingga ke Benua Afrika.


Ia pun mengingatkan para santri untuk senantiasa menghormati orang tua dan guru yang akan menjadi suluh dalam menggapai masa depan.


Pada usia satu dasawarsa ini, PMI Dea Malela dinilai telah menunjukkan visi besar dalam menyiapkan generasi muda Indonesia yang akan mengisi kepemimpinan bangsa di masa depan. Generasi tersebut diharapkan memiliki penguasaan ilmu pengetahuan, sains, dan teknologi yang kuat, sekaligus ditopang oleh pemahaman keislaman yang mumpuni. (red)

18/07/26

Launching Pasar Malam di Desa Surabaya, siap jadi penggerak ekonomi UMKM

 
Launching Pasar Malam di Desa Surabaya, siap jadi penggerak ekonomi UMKM

OPSINTB.com - Karang Taruna Desa Surabaya bersama mahasiswa KKP UIN Mataram dan Pemerintah Desa Surabaya menggelar grand opening Pasar Malam perdana di Desa Surabaya, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan tersebut menjadi upaya untuk menghidupkan kembali UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.


Ketua Karang Taruna Desa Surabaya, Muhammad Ilham Akbar mengatakan, Pasar Malam ini merupakan kegiatan perdana yang lahir dari kolaborasi Karang Taruna, mahasiswa KKP UIN Mataram, serta Pemerintah Desa Surabaya. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin setiap malam Minggu.


"Pasar malam ini perdana kami laksanakan. Harapan kami kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi bisa terus berlangsung setiap malam Minggu sebagai wadah bagi UMKM untuk berkembang," ucapanya Sabtu (18/7/2026).


Ia menjelaskan, Desa Surabaya selama ini telah memiliki Pasar Senin yang beroperasi setiap pagi hingga siang hari. Kehadiran pasar malam diharapkan menjadi pelengkap aktivitas ekonomi masyarakat pada malam hari.


Pada grand opening tersebut tercatat sebanyak 32 pelaku UMKM ikut berpartisipasi. Antusiasme masyarakat pun dinilai sangat tinggi karena sebagian besar dagangan para pedagang telah habis terjual bahkan sebelum acara pembukaan secara resmi dimulai.


"Alhamdulillah, sebelum grand opening dimulai saja, banyak dagangan UMKM yang sudah habis terjual. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat sangat luar biasa," ungkapnya.


Meski demikian, Ilham mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama menghidupkan kembali UMKM yang sempat berhenti beroperasi akibat keterbatasan modal usaha.


"Banyak UMKM di Desa Surabaya yang sebenarnya punya potensi, tetapi berhenti karena kekurangan modal. Ini menjadi PR besar kami bersama pemerintah desa agar mereka bisa kembali berjualan dan meningkatkan perekonomian masyarakat," jelasnya.


Ia menambahkan, Pasar Malam nantinya juga akan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Surabaya. Selama kegiatan peringatan 17 Agustus, pasar malam direncanakan berlangsung setiap malam dengan menghadirkan berbagai hiburan, termasuk penampilan artis lokal.


"Kami ingin menjadikan momentum 17 Agustus lebih meriah. Rencananya akan menghadirkan artis-artis lokal yang sedang viral agar semakin banyak masyarakat datang berbelanja di UMKM," katanya.


Sementara itu, Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Surabaya, Darmawan, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKP UIN Mataram dan Karang Taruna yang menghadirkan pasar malam sebagai inovasi baru di desa tersebut.


"Saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman KKP yang telah memberikan ide cemerlang untuk Desa Surabaya. Harapan kami kegiatan ini terus berlanjut dan menjadi kenang-kenangan yang mampu membangkitkan semangat UMKM serta meningkatkan perekonomian masyarakat," ujar Darmawan.


Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kecamatan Sakra Timur untuk menghadirkan inovasi serupa sehingga semakin banyak pusat-pusat ekonomi baru yang tumbuh di tingkat desa.


"Kami berharap desa-desa lain juga bisa membuat kegiatan seperti ini. Semakin banyak pasar desa, maka semakin banyak pula UMKM yang berkembang dan ekonomi masyarakat akan bergerak," tuturnya.


Pada pelaksanaan berikutnya katanya, Darmawan berharap peserta akan semakin bertambah, dengan tetap mengutamakan pelaku UMKM lokal Desa Surabaya.


"Saya berharap kedepan semakin bayak UMKM yang ikut," pungkasnya. (red)

Foto

WISATA

PENDIDIKAN

BUDAYA

EKONOMI

© Copyright 2026 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama