OPSINTB.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus memperkuat sinergi pengamanan kawasan strategis nasional, khususnya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.
Komitmen ini ditandai dengan pelepasan Joy Ride Kopassus (konvoi kendaraan taktis) oleh Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal bersama Panglima Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Mayor Jenderal Djon Afriandi di Pendopo Gubernur NTB, Senin (29/6/2026).
Kegiatan Joy Ride Kopassus ini merupakan bagian dari latihan sinkronisasi Kopassus di KEK Mandalika. Latihan bertujuan meningkatkan kesiapan personel dan koordinasi pengamanan menjelang berbagai agenda nasional dan internasional di Mandalika, termasuk event MotoGP Mandalika.
Dalam sambutannya, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan latihan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Provinsi NTB, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Kopassus. Kehadiran TNI memberikan rasa aman bagi masyarakat, memperkuat kepercayaan publik, serta menunjukkan kesiapan negara dalam melindungi kawasan strategis nasional dan mendukung berbagai agenda penting di NTB,” ujar Gubernur Iqbal.
Latihan ini difokuskan pada peningkatan kesiapan personel Kopassus dalam mengamankan kawasan strategis, terutama untuk menyukseskan event-event internasional seperti MotoGP di The Mandalika.
Panglima Kopassus Mayor Jenderal Djon Afriandi menjelaskan bahwa latihan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemampuan dan latihan rutin TNI di berbagai wilayah Indonesia. Selain meningkatkan profesionalisme prajurit, kegiatan ini juga mempererat hubungan TNI dengan masyarakat.
“TNI adalah milik rakyat. Karena itu masyarakat kami beri kesempatan untuk lebih mengenal Kopassus dan melihat langsung keberadaan mereka,” tutur Panglima Djon.
NTB memiliki posisi strategis dalam pertahanan dan keamanan nasional karena menjadi lokasi berbagai Program Strategis Nasional (PSN) serta berada di jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II. Pengamanan kawasan strategis seperti KEK Mandalika membutuhkan kolaborasi semua pihak: pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat.
General Manager The Mandalika, Pari Wijaya, juga memberikan dukungan penuh terhadap latihan ini.
“Merupakan kehormatan bagi kami mendukung latihan strategis ini. Kegiatan ini menjadi wujud sinergi yang baik antara TNI, Polri, Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat pengamanan objek vital nasional,” ujarnya.
Pari Wijaya menambahkan bahwa The Mandalika sebagai destinasi pariwisata prioritas nasional rutin menjadi tuan rumah event berskala nasional dan internasional. Oleh karena itu, aspek keamanan, keselamatan, dan kesiapsiagaan menjadi prioritas utama.
“Melalui latihan ini, kami semakin yakin bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci mewujudkan kawasan Mandalika yang aman, tangguh, dan siap mendukung agenda strategis nasional maupun internasional,” tutupnya.
Pelepasan Joy Ride Kopassus berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang memadati sepanjang rute konvoi. Kehadiran kendaraan taktis dan prajurit Kopassus tidak hanya menjadi daya tarik, tetapi juga menumbuhkan semangat cinta tanah air di kalangan generasi muda.
Latihan kesiapsiagaan ini dilaksanakan secara terbatas di kawasan PSN KEK Mandalika. Kegiatan ini bukan operasi militer permanen, melainkan simulasi berbagai skenario kedaruratan untuk memastikan seluruh unsur pengamanan siap menjaga situasi yang aman dan kondusif di Mandalika. (red)






follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di twitter
Follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di Instagram
follow Instagram Kami