OPSINTB.com | News References

Headline

Politik

Hukum

Nasional

19/07/26

KaSPPG 01 Marong resmi dibuka, perkuat pelayanan gizi di Praya Timur

 
KaSPPG 01 Marong resmi dibuka, perkuat pelayanan gizi di Praya Timur

OPSINTB.com - Ketua Yayasan Budi Sahin Mangkling, Muhammad Khaerudin meresmikan Kantor Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (KaSPPG) 01 Marong yang berlokasi di Dusun Kondok, Desa Marong, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah pada Minggu (19/7/2026).


Muhammad Khaerudin, yang karib disapa Bang Khaer, mengatakan KaSPPG 01 Marong merupakan salah satu dari 25 KaSPPG di bawah binaan Yayasan Darul Huda, Bogor, Jawa Barat. Di mana, Yayasan Budi Sahin Mangkling adalah kepanjangan tangan dari yayasan tersebut di wilayah NTB.


‘’Sisanya tersebar di berbagai wilayah NTB, seperti Bima, Dompu, Lombok Timur, Lombok Utara, dan banyak tersebar di Lombok Tengah,’’ ucap Khaer dalam kata-kata sambutannya.


Menurut Khaer, keberadaan KaSPPG saat ini telah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Contohnya petani. Kata Khaer, dana makan bergizi gratis (MBG) banyak yang dibelanjakan ke para petani. KaSPPG juga didukung dunia usaha karena dinilai sebagai program strategis pemerintah yang merupakan investasi jangka panjang bagi perekonomian masyarakat.


‘’Sekarang yang merasakan di bawah itu petani. Bahan makan bergizi ini kita beli ke petani,’’ ujarnya.


Sekretaris Camat Praya Timur, Jamardi mengapresiasi keberadaan KaSPPG 01 Marong. Menurutnya keberadaan KaSPPG di Praya Timur sejauh ini belum bisa dirasakan penerima manfaat secara menyeluruh. Oleh sebab itu, kata dia, KaSPPG 01 Marong diharapkan dapat menjadi solusi masalah tersebut.


‘’Kami dari pemerintah kecamatan mengapresiasi keberadaan KaSPPG 01 Marong, karena akan sangat bermanfaat bagi masyarakat,’’ papar Jamardi.


Di balik itu, pihaknya mengaku sejauh ini masih misskomunikasi dengan korwil dan korcam terkait lokasi-lokasi KaSPPG di Kecamatan Praya Timur. Koordinasi ini penting, Jamardi meneruskan, sebab jika nanti terjadi masalah, maka pihak kecamatanlah yang menerima aduan masyarakat.


‘’Tolong itu korwil dan korcam; kami minta datanya yang valid supaya kami tau titik lokasi KaSPPG di Praya Timur,’’ katanya.


Terkait keberadaan KaSPPG 01 Marong, pemerintah kecamatan berharap pemilik yayasan lebih mengutamakan tenaga kerja lokal atau yang berasal dari desa setempat, agar warga setempat memperoleh pekerjaan yang layak.


‘’Tolong utamakan kearifan lokal. Manfaatkan tenaga kerja kita warga di Desa Marong,’’ pesannya.


Adapun peresmian KaSPPG 01 Marong juga diisi dengan santunan anak yatim. Sebanyak 36 anak yatim didatangkan pihak pengelola. Pada malam sebelumnya juga dilakukan acara tasyakuran, dengan dihadiri tokoh masyarakat, pemuka agama, dan tokoh pemuda desa setempat. (wan)

Sejumlah menteri hadiri resepsi milad satu dasawarsa PMI Dea Malela

 
Sejumlah menteri hadiri resepsi milad satu dasawarsa PMI Dea Malela

OPSINTB.com - Wakil Bupati Sumbawa, H Mohamad Ansori, mendampingi sejumlah menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih menghadiri resepsi Milad Tasyakur Satu Dasawarsa Pesantren Modern Internasional (PMI) Dea Malela yang digelar di Auditorium Sang Surya, Sabtu (18/7/2026).


Mereka adalah Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Yusril Ihza Mahendra, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Fauzan, serta Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq.


Dalam sambutannya, Yusril Ihza Mahendra menyampaikan ucapan selamat atas peringatan satu dasawarsa PMI Dea Malela. Menurutnya, sepuluh tahun merupakan waktu yang cukup untuk membuktikan komitmen lembaga pendidikan tersebut dalam mendidik dan membina generasi Islam yang datang dari berbagai penjuru dunia.


Ia menegaskan bahwa perkembangan sains dan teknologi yang semakin pesat menghadirkan tantangan besar bagi umat Islam. Oleh karena itu, agama harus dipahami dan dikaji secara mendalam agar dapat menjadi petunjuk dalam membedakan antara yang benar dan yang salah.


“Kita patut mensyukuri sebuah ikhtiar besar dalam membangun manusia. Kemajuan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas manusia yang dipersiapkan untuk masa depan. Di sinilah peran penting pesantren sebagai tempat pembinaan karakter, kepekaan moral, dan kedisiplinan yang menjadi fondasi pembangunan bangsa,” ujarnya.


Menko Yusril berharap PMI Dea Malela dapat terus melahirkan generasi muda yang tidak hanya memahami ajaran Islam, tetapi juga mampu merespons dinamika dan tantangan zaman.


Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa keberadaan PMI Dea Malela sejalan dengan Asta Cita keempat Presiden Prabowo Subianto, yakni membentuk generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan unggul.


Ia mengajak seluruh santri untuk memiliki tekad yang kuat dalam menuntut ilmu di PMI Dea Malela demi meraih masa depan yang gemilang.


“Masa depan kalian dimulai dari Dea Malela ini. Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh untuk meraih cita-cita,” pesannya.


Prof. Abdul Mu’ti juga menyinggung sosok Ismail Dea Malela yang menjadi cikal bakal penamaan pesantren tersebut. Menurutnya, tokoh asal Sumbawa itu dikenal memiliki akhlak yang luhur dan memberikan kontribusi besar dalam penyebaran agama Islam hingga ke Benua Afrika.


Ia pun mengingatkan para santri untuk senantiasa menghormati orang tua dan guru yang akan menjadi suluh dalam menggapai masa depan.


Pada usia satu dasawarsa ini, PMI Dea Malela dinilai telah menunjukkan visi besar dalam menyiapkan generasi muda Indonesia yang akan mengisi kepemimpinan bangsa di masa depan. Generasi tersebut diharapkan memiliki penguasaan ilmu pengetahuan, sains, dan teknologi yang kuat, sekaligus ditopang oleh pemahaman keislaman yang mumpuni. (red)

18/07/26

Launching Pasar Malam di Desa Surabaya, siap jadi penggerak ekonomi UMKM

 
Launching Pasar Malam di Desa Surabaya, siap jadi penggerak ekonomi UMKM

OPSINTB.com - Karang Taruna Desa Surabaya bersama mahasiswa KKP UIN Mataram dan Pemerintah Desa Surabaya menggelar grand opening Pasar Malam perdana di Desa Surabaya, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan tersebut menjadi upaya untuk menghidupkan kembali UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.


Ketua Karang Taruna Desa Surabaya, Muhammad Ilham Akbar mengatakan, Pasar Malam ini merupakan kegiatan perdana yang lahir dari kolaborasi Karang Taruna, mahasiswa KKP UIN Mataram, serta Pemerintah Desa Surabaya. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin setiap malam Minggu.


"Pasar malam ini perdana kami laksanakan. Harapan kami kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi bisa terus berlangsung setiap malam Minggu sebagai wadah bagi UMKM untuk berkembang," ucapanya Sabtu (18/7/2026).


Ia menjelaskan, Desa Surabaya selama ini telah memiliki Pasar Senin yang beroperasi setiap pagi hingga siang hari. Kehadiran pasar malam diharapkan menjadi pelengkap aktivitas ekonomi masyarakat pada malam hari.


Pada grand opening tersebut tercatat sebanyak 32 pelaku UMKM ikut berpartisipasi. Antusiasme masyarakat pun dinilai sangat tinggi karena sebagian besar dagangan para pedagang telah habis terjual bahkan sebelum acara pembukaan secara resmi dimulai.


"Alhamdulillah, sebelum grand opening dimulai saja, banyak dagangan UMKM yang sudah habis terjual. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat sangat luar biasa," ungkapnya.


Meski demikian, Ilham mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama menghidupkan kembali UMKM yang sempat berhenti beroperasi akibat keterbatasan modal usaha.


"Banyak UMKM di Desa Surabaya yang sebenarnya punya potensi, tetapi berhenti karena kekurangan modal. Ini menjadi PR besar kami bersama pemerintah desa agar mereka bisa kembali berjualan dan meningkatkan perekonomian masyarakat," jelasnya.


Ia menambahkan, Pasar Malam nantinya juga akan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Surabaya. Selama kegiatan peringatan 17 Agustus, pasar malam direncanakan berlangsung setiap malam dengan menghadirkan berbagai hiburan, termasuk penampilan artis lokal.


"Kami ingin menjadikan momentum 17 Agustus lebih meriah. Rencananya akan menghadirkan artis-artis lokal yang sedang viral agar semakin banyak masyarakat datang berbelanja di UMKM," katanya.


Sementara itu, Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Surabaya, Darmawan, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKP UIN Mataram dan Karang Taruna yang menghadirkan pasar malam sebagai inovasi baru di desa tersebut.


"Saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman KKP yang telah memberikan ide cemerlang untuk Desa Surabaya. Harapan kami kegiatan ini terus berlanjut dan menjadi kenang-kenangan yang mampu membangkitkan semangat UMKM serta meningkatkan perekonomian masyarakat," ujar Darmawan.


Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kecamatan Sakra Timur untuk menghadirkan inovasi serupa sehingga semakin banyak pusat-pusat ekonomi baru yang tumbuh di tingkat desa.


"Kami berharap desa-desa lain juga bisa membuat kegiatan seperti ini. Semakin banyak pasar desa, maka semakin banyak pula UMKM yang berkembang dan ekonomi masyarakat akan bergerak," tuturnya.


Pada pelaksanaan berikutnya katanya, Darmawan berharap peserta akan semakin bertambah, dengan tetap mengutamakan pelaku UMKM lokal Desa Surabaya.


"Saya berharap kedepan semakin bayak UMKM yang ikut," pungkasnya. (red)

Langakah Sura Wijaya diiringi pengabdian

 

OPSINTB.com - Bagai ilmu padi, kian berisi kian menunduk. Begitulah sosok pria satu ini dikenal. Meski namanya terdengar luas tapi pembawaannya selalu bersahaja. Tidak ada kesan mewah, hanya kesederhanaan yang tampak. 


Tapi di balik kesederhanaan itu, ia memiliki sikap tegas, pergaulannya pun luas. Tak heran ia banyak dikenal orang. 


Begitulah sosok Sura Wijaya, pria kelahiran Dusun Jurang Gadung, Desa Suwangi Timur, Kecamatan Sakra, Lombok Timur. 


Di tanah kelahirannya, Sura panggilan akrabnya, bergerak di bidang pendidikan. Dengan mendirikan PAUD Nurul Jannah, Suwangi Timur. 


"Ini salah satu cara mengabdi," ucap Sura, saat ditemui opsintb.com, belum lama ini. 


Bagi Sura, pendidikaan merupakan hal sangat vital. Sebab, tak hanya sebagai jalan memerangi kebodohan namun jauh dari itu menyiapkan manusia yang bisa bersaing di masa depan. 


Terlebih di lingkungan tempat tinggalnya, pendidikan jauh dari perbincangan, bahkan sangat tidak begitu populer. 


Setelah remaja justeru generasi di wilayah itu cenderung didorong menjadi buruh kasar ke Kalimantan, bahkan ke Malaysia. Satu alasan kuat mereka seperti itu yakni ekonomi. 


Dorongan-dorongan menjadi buruh kasar itu, berdampak serius. Tak jarang mereka yang bersekolah baik SMP maupun SMA dihantui rasa malas, karena tidak ada gambaran masa depan. 


Padahal, kata pria 32 tahun itu, bagi penuntut ilmu bukan hanya bernilai ibadah tapi juga Allah akan menjamin rizki mereka karena jalan ilmu yang ditempuhnya. 


Lantaran itu ia memilih dunia pendidikan menjadi lahan pengabdian. Sebagai jalan mengubah arah masa depan. 


Dari kondisi itu dirinya memulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD). Tujuannya memperkenalkan pendidikan sedini mungkin, tak hanya untuk anak namun juga bagi para orang tua setempat. 


Di lain sisi, dunia pendidikan dipilih lantaran jauhnya akses sekolah khususnya usia anak-anak di lingkungan setempat. 


"Sekolah jadi salah satu cara membentuk generasi menjawab tantangan ke depan," tegas pria yang bergelar magister hukum itu.


Dia memimpikan tak hanya PAUD yang berdiri di lingkungan itu, namun juga sekolah dasar, SMP atau MTs, hingga SMA maupun SMK. 


Mimpinya itu semakin nyata lantaran berdirinya sebuah pondok pesantren di wilayah itu yakni Sekolah Menengah Pertama Islam (SMPI) Ahbabul Musthofa. 


Dirinya terlibat penuh dalam pendirian tersebut. Bahkan ia dipercayai sebagai pengawas dalam yayasan itu.


Keterlibatannya tidak kaleng-kaleng, dirinya mampu akses anggaran bantuan bangunan dari Singapura. 


Selain dunia pendidikan, dia juga aktif sebagai lawyer. Dirinya sebagai ketua di Lembaga Bantuan Hukum Saling Tulung Lombok Timur. Berbagai persoalan hukum telah diselesaiaknnya. 


Lembaga inilah yang mengantarkannya hadir sebagai pemateri yang menyangkut hukum. 


"Kemarin jadi pemateri di pelatihan Posbankum di Lombok Timur, juga di Lombok Tengah yang diadakan oleh Kanwil NTB," paparnya. 


Pria kelahiran 31 Desember 1993 ini juga memiliki pengaruh lain di desa tempat tinggalnya. Ketokohannya, dipercayakan sebagai salah satu pengawas Koperasi Desa Merah Putin Suwangi Timur. 


Dirinya yang cukup plamboyan ini menjadikan dirinya sebagai salah satu tokoh di usia mudanya. Banyak program dan bantuan yang telah mampu dibawa untuk masyarakat. (kin)

17/07/26

Bupati Iron janji umrah gratis untuk seluruh camat di Lombok Timur, syaratnya hanya satu

 
Bupati Iron janji umrah gratis untuk seluruh camat di Lombok Timur, syaratnya hanya satu

OPSINTB.com - Bupati Lombok Timur, H Haerul Warisin berjanji akan meberikan hadiah umrah gratis kepada seluruh camat (21 camat) di Kabupaten Lombok Timur. 


Untuk mewujudkan janji tersebut, Bupati memberikan satu syarat, yaitu seluruh camat harus berupaya semaksimal mungkin dalam memungut pajak dan retribusi di wilayah kerjanya masing-masing. Artinya, ada peningkatan penerimaan pajak dan retribusi secara signifikan.


“Kalau semua camat bergerak baik dan ada peningkatan signifikan dalam penarikan pajak dan retribusi, saya akan bawa 21 camat umrah,” janji Bupati Iron saat sosialisasi opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Penerangan Jalan (PPJ), dan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Selasa (14/7/2026) di Rupatama II Kantor Bupati.


Namun sayang, lanjut bupati, hingga saat ini para camat dinilai masih kurang serius dalam menarik pajak dan retribusi di wilayah masing-masing. Karena itu, ia memberikan teguran keras agar seluruh camat, bekerja sama dengan desa dan kelurahan, lebih aktif melakukan sosialisasi serta memberikan informasi kepada masyarakat mengenai berbagai objek pajak yang wajib dibayarkan. 


Ia juga meminta agar masyarakat didorong untuk melakukan balik nama kendaraan, karena hal tersebut akan menjadi salah satu sumber pendapatan bagi Kabupaten Lombok Timur.


Selain itu, camat juga diminta mendata kendaraan yang belum membayar pajak, kemudian memberikan teguran dan pemberitahuan kepada pemiliknya agar segera memenuhi kewajiban membayar pajak. 


“Peran camat sangat strategis sebagai pemimpin pemerintahan di tingkat kecamatan, layaknya bupati di wilayahnya,” ungkapnya.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Iron juga mengungkapkan harapannya agar penerimaan dari opsen pajak dapat mencapai lebih dari Rp 83 miliar. Hingga saat ini realisasi penerimaan telah mencapai sekitar 50 persen lebih, baik yang berasal dari PKB maupun BBNKB.


Di akhir arahannya, bupati meminta Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mendata perusahaan-perusahaan besar yang memiliki kewajiban pajak di Lombok Timur, seperti perusahaan tambak udang dan perusahaan besar lainnya. Apabila terdapat perusahaan yang tidak patuh dalam memenuhi kewajiban perpajakannya, maka perusahaan tersebut diminta untuk dipanggil dan menghadap Kejaksaan Negeri.


"Kalau dia nakal-nakal perusahaan tersebut, suruh saja dia menghadap ke Kejari karena mereka lebih takut dengan Kejari," pungkas Bupati Iron. (zaa)

Lombok Timur juara umum cabor Kurash

 
Lombok Timur juara umum cabor Kurash

OPSINTB.com - Lombok Timur berhasil mengamankan juara umum pada cabang olahraga Kurash di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porpov) NTB XII, yang digelar di Sport Hall Gor Lalu Muslimin Porda Selong. 


Atlet Lombok Timur, berhasil mengamankan 6 mendali emas, 3 perunggu dan 1 perak. Mengantarkannya menjadi juara umum dalam cabor tersebut. 


Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lombok Timur, Agus Safandi, mengatakan bersyukur atas prestasi yang diraih apara atlet tersebut. Dia mengatakan, raihan ini merupakan ajang pemanasan yang baik menyambut PON XXII tahun 2028 mendatang. 


"Semoga adek-adek atlet bisa pertahankan dengan mengamankan emas pada PON mendatang," ucp Kadispora Lombok Timur, Agus Safandi, Jumat (17/72026). 


Dia berpesan kepada seluruh atlet untuk jaga kondisi, semangat, dan berlatih terus. 


"Wujudkan Lombok Timur Smart yang lebih baik. Lombok Timur juara," ucapnya. 


Hadir dalam kesempatan itu Asisten 1 Setda Kabupaten Lombok Timur, H Ahyan,mengucapkan terima kasih atas kepercayaan kepada Pemda Lotim menjadi lokasi pelaksanaan cabor Kurash pada Porprov XII.


"Saya berharap Kabupaten Lombok Timur yang juara sebagai perwakilan di PON mendatang. Medali emas di Porprov menjadi mas di PON mendatang," ucapnya. (kin)

Foto

WISATA

PENDIDIKAN

BUDAYA

EKONOMI

© Copyright 2026 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama