OPSINTB.com - Serasa disambar petir di siang bolong. Begitulah ibarat yang bisa mewakili perasaan berbagai elemen aktivis di Lombok Timur. Bagaimana tidak, pada hari Selasa (09/07/2024) kemarin, salah seorang aktivis di Lombok Timur disergap polisi. Dia adalah Z, seorang aktivis aktif di Lombok Timur.
Akibat ulahnya itu, Z tak hanya terancam tinggal di bui. Tapi juga mendapatkan sanksi organisasi, hingga dipecat dari keanggotaan.
Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Lombok Timur, Herwadi mengatakan, sangat menyayangkan kejadian tersebut.
"Kami sangat menyayangkan kejadian penangkapan salah satu kader inisial Z," ucap Herwadi, kepada opsintb.com, Rabu (10/07/2024).
Dia menjelaskan, begitu informasi di dapatinya, PC PMII Lotim langsung mengadakan rapat pleno pada tanggal 10 Juli 2024. Setidaknya ada tiga keputusan yang dihasilkan.
Yakni, pertama Z telah diputuskan secara organisasi, sudah dipecat dari keanggotan sesuai hasil pleno pengurus cabang PMII.
Terduga pelaku, sudah tidak tercatat sebagai ketua umum PMII Lotim, sesuai hasil konferensi cabang PMII Lotim tertanggal 7 Juli 2024.
"Ketiga, menyerahkan sepenuhnya kepada APH untuk menangani kasus hukum yang dialami oleh oknum Z," pungkasnya.
Sebelumnya, polisi mengamankan terduga pelaku berinisial Z di depan Makam Pahlawan Selong, prihal kepemilikan narkoba. (kin)
follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di twitter
Follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di Instagram
follow Instagram Kami