Lagi, anak jadi korban derasnya aliran sungai - OPSINTB.com | News References

21/03/25

Lagi, anak jadi korban derasnya aliran sungai

Lagi, anak jadi korban derasnya aliran sungai

 

OPSINTB.com - Lagi, anak harus menjadi korban lantaran derasnya aliran sungai. Kemarin, Ramdani Akbar (9), asal Dusun Sepolong, Desa Gelora. Kali ini Dafa Alfarizki umur 5 tahun asal Desa Janggut, Montong Gading.


Dafa ditemukan tenggelam di Embung Puk Elep, Dusun Karang Baru, Desa Jenggut, Kecamatan Montong Gading, pada Pukul 11.30 Wita. Siang tadi, Jumat (21/3/2025).


Korban ditemukan setelah saksi menerima informasi, ada anak yang tenggelam. Tak berselang lama saksi dan warga menuju ke lokasi kejadian hanya melihat 1 buah sandal yang sedang mengapung.


Tak lama kemudian, Mahyudin salah seorang warga masuk ke dalam embung (sungai-red) dengan bertujuan untuk mencari korban. Setelah 10 menit berlalu, korban ditemukan masih berada di dalam air lalu diangkat ke atas.


Saat diangkat, korban belum diketahui pasti masih hidup atau tidak. Sebab langsung dilarikan ke Puskesmas Waja Geseng, Kecamatan Kopang.


"Sesampainya di Puskesmas dan dilakukan pemeriksaan, baru diketahui korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa karena diduga akibat kehabisan oksigen," kata Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nikolas Osman.


Sementara itu, Kapolsek, Kanit Reskrim bersama anggota piket setelah mendapat info dari warga langsung datang untuk mengecek TKP, guna melakukan pemeriksaan. Tapi pihaknya menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.


Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.


Berdasarkan hasil komunikasi dengan pihak keluarga korban, setelah petugas menyarankan untuk dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban namun oleh keluarga menolak.


"Keluarga korban untuk dilakukannya autopsi dan menerima kematian korban adalah takdir dari Allah SWT," pungkasnya. (zaa)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama